Friday, May 10, 2013

Strategi Pembelajaran Ekspositori


BAB I

PENDAHULUAN

 

A.                  Latar Belakang Masalah

Strategi pembelajaran suatu kebutuhan bagi seorang pengajar, guru, pendidik untuk melaksanakan tugas pembelajaran yang sehat, kreaktif, bermutu, mempercepat proses pembelajaran dengan hasil yang maksimal, meningkatkan kemampuan dasar siswa, meningkatkan hasil belajar, meningkatkan masyarakat belajar yang efektif.

Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang memadukan antara strategi mengajar, teknik mengajar, metode mengajar dan media yang digunakan untuk proses pembelajaran tersebut berlangsung dengan baik dan dapat di sesuaikan dengan materi pelajaran yang akan kita ajarkan kepada murid kita. Apabila tidak ada kesesuaian antara materi yang di ajarkan dengan strategi mengajar yang di terapkan oleh guru maka hasil dari pembelajaran tersebut tidak akan memuaskan.

B.                   Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah, penulis merumuskan masalah sebagai berikut:

1.      Apa yang dimaksud strategi pembelajaran ekspositori?

2.      Apa saja tujuan dan karakteristik strategi pembelajaran ekspositori?

3.      Apa saja yang menjadi prinsip strategi pembelajaran ekspositori?

4.      Apa kelebihan dan kelemahan strategi pembelajaran ekspositori?

5.      Bagaimana prosedur pelaksanaan strategi pembelajaran ekspositori?

C.                  Tujuan Penulisan

Adapun yang menjadi tujuan penulisan dalam makalah ini adalah sebagai berikut:

1.      Menjelaskan pengertian strategi pembelajaran ekspositori.

2.      Menjelaskan tujuan dan karakteristik strategi pembelajaran ekspositori.

3.      Menyebutkan prinsip-prinsip strategi pembelajaran ekspositori.

4.      Menyebutkan kelebihan dan kelemahan strategi pembelajaran ekspositori.

5.      Menguraikan prosedur pelaksanaan strategi pembelajaran ekspositori.

D.                  Sistematika Penulisan

Untuk mempermudah pokok permasalahan, maka penulis menyusun makalah ini dengan sistematika sebagai berikut:

BAB    I           PENDAHULUAN

A.                Latar Belakang Masalah

B.                Rumusan Masalah

C.                Tujuan Penulisan

D.                Sistematika Penulisan

BAB    II         PEMBAHASAN

A.                  Pengertian Strategi Pembelajaran Ekspositori

B.                   Tujuan dan Karakteristik Strategi Pembelajaran Ekspositori

C.                   Prinsip-prinsip Strategi Pembelajaran Ekspositori

D.                  Kelebihan dan Kelemahan Strategi Pembelajaran Ekspositori

E.                   Prosedur Pelaksanaan Strategi Pembelajaran Ekspositori

BAB    III        PENUTUP

A.                 Simpulan

B.                  Saran

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

A.                     Pengertian Strategi Pembelajaran Ekspositori

Strategi pembelajaran ekspositori adalah strategi pembelajaran yang menekankan pada proses penyampaian materi secara verbal dari seorang guru kepada sekelompok siswa dengan maksud agar siswa dapat menguasai materi pelajaran secara optimal (Sanjaya dalam Ika Lestari 2013:45)

Dalam Direktorat Tenaga Kependidikan “ Strategi pembelajaran ekspositori adalah strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses penyampaian materi secara verbal dari seorang guru kepada sekelompok siswa dengan maksud agar siswa dapat menguasai materi pelajaran secara optimal. Dalam strategi ini materi pelajaran disampaikan langsung oleh guru. Siswa tidak dituntut untuk menemukan materi itu. Materi pelajaran seakanakan sudah jadi. Karena strategi ekspositori lebih menekankan kepada proses bertutur, maka sering juga dinamakan strategi chalk and talk”.

Dari defenisi yang dikemukakan para ahli diatas, penyusun menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran ekspositori adalah ” strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses penyampaian materi secara verbal dari seseorang guru kepada sekelompok siswa dengan maksud agar siswa dapat menguasai materi pembelajaran secara optimal”.

B.                     Tujuan dan Karakteristik Strategi Pembelajaran Ekspositori

Metode pembelajaran ekspositori bertujuan memindahkan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai kepada siswa. Peranan guru yang penting adalah :

ü  Menyusun program pembelajaran;

ü  Memberi informasi yang benar;

ü  Pemberi fasilitas yang baik;

ü  Pembimbing siswa dalam perolehan informasi yang benar,dan Penilai prolehan informasi.

 

Karakteristik strategi pembelejaran ekspositori yaitu:

1.      Strategi ekspositori dilakukan dengan cara menyampaikan materi pelajaran secara verbal.

2.      Biasanya materi pelajaran yang disampaikan adalah materi pelajaran yang sudah jadi, seperti data atau fakta, konsep-konsep tertentu yang harus dihafal sehingga tidak menuntut siswa untuk berfikir ulang.

3.      Tujuan utama pembelajaran adalah penguasaan materi pelajaran itu sendiri. Artinya, setelah proses pembelajaran berakhir siswa diharapkan dapat memahaminya dengan benar dengan cara dapat mengungkapkan kembali materi yang telah diuraikan. (Sanjaya dalam Ika Lestari, 2013:45)

 

C.                     Prinsip- prinsip Strategi Pembelajaran Ekspositori

Prinsip-prinsip penggunaan strategi pembelajaran ekspositori diuraikan sebagai beriku:

1.      Beorientasi Pada Tujuan

Sebelum melakukan sebuah strategi instruksional atau strategi pembelajaran seyogyanya dilakukan penetapan tujuan pembelajaran yang dapat diukur dan berorientasi pada kemampuan siswa. Namun, strategi pembelajaran ekspositori tidak dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan domain kognitif tingkat tinggi dikarenakan sifatnya yang hanya pemaparan sehingga sebaiknya tujuan pembelajaran yang dibuat berada pada domain kognitif tingkat rendah.

2.      Prinsip Komunikasi

Prinsip komunikasi sangat penting diperhatikan dalam strategi instruksional ini dikarenakan penekanannya pada proses penyampaian satu arah dari guru ke siswa. Gangguan dalam komunikasi (noise) sebisa mungkin dapat diminimalkan oleh guru sehingga penggunaan media pembelajaran, teknik, dan taktik  pembelajaran sangat penting untuk dilibatkan.

 

3.      Prinsip Kesiapan

Agar materi mudah masuk ke dalam benak siswa, maka seorang guru perlu mempersiapkan fisik dan psikis siswa. Guru juga perlu melakukan apersepsi untuk mengetahui sampai sejauh mana pengetahuan siswa terhadap materi yang akan diajarkan sehingga nantinya proses asimilasi dan akomodasi dari proses berfikir siswa dapat terjadi berkeseimbangan konsep baru dengan yang lama.

4.      Prinsip Berkelanjutan

Proses pembelajaran ekspositori harus dapat mendorong siswa untuk mau mempelajari materi pelajaran lebih lanjut dikarenakan penyampaian yang cenderung dengan verbal maka guru harus memiliki kiat-kiat dalam menyampaikan materi pelajaran agar tidak menimbulkan ketidaktertarikan terhadap materi yang diajarkan karena pembelajaran bukan hanya berlangsung saat itu juga, akan tetapi untuk waktu yang selanjutnya. Ekspositori yang berhasil adalah manakala melalui proses penyampaian dapat membawa siswa pada situasi ketidakseimbangan (disequilibrium) sehingga mendorong mereka untuk mencari dan menentukan atau menambah wawasan melaui proses belajar mandiri. (Sanjaya dalan Ika Lestari, 2013: 45-46)

 

D.                     Kelebihan dan Kekurangan Strategi Pembelajaran Ekspositori

1.      Keunggulan / kelebihan

Dengan strategi pembelajaran ekspositori guru bisa mengontrol urutan dan keluasan materi pembelajaran, dengan demikian ia dapat mengetahui sejauh mana siswa menguasai bahan pelajaran yang disampaikan.

a)      Strategi pembelajaran ekspositori dianggap sangat efektif apabila materi pelajaran yang harus dikuasai siswa cukup luas, sementara itu waktu yang dimiliki untuk belajar terbatas.

b)      Melalui strategi pembelajaran ekspositori selain siswa dapat mendengar melalui penuturan (kuliah) tentang suatu materi pelajaran juga sekaligus siswa bisa melihat atau mengobservasi (melalui pelaksanaan demonstrasi).

c)      Keuntungan lain adalah strategi pembelajaran ini bisa digunakan untuk jumlah siswa dan ukuran kelas yang besar.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa dalam strategi  pembelajaran ekspositori ini dilakukan melalui metode ceramah, namun tidak berarti proses penyampaian materi tanpa tujuan pembelajaran. Karena itu sebelum strategi ini diterapkan terlebih dahulu guru harus merumuskan tujuan pembelajaran secara jelas dan terukur. Hal ini sangat penting untuk dipaham, karena tujuan yang spesifik memungkinkan untuk bisa mengontrol efektivitas penggunaan strategi pembelajaran.

2.      Kelemahan / kekurangan

Disamping memiliki keunggulan, strategi pembelajaran ekspositori ini juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain :

a)      Strategi pembelajaran ini hanya mungkin dapat dilakukan terhadap siswa yang memiliki kemampuan mendengar dan menyimak secara baik, untuk siswa yang tidak memiliki kemampuan seperti itu perlu digunakan strategi yang lain.

b)      Strategi ini tidak mungkin dapat melayani perbedaan setiap individu baik perbedaan kemampuan, pengetahuan, minat, dan bakat, serta perbedaan gaya belajar.

c)      Karena strategi lebih banyak diberikan melalui ceramah, maka akan sulit mengembangkan kemampuan siswa dalam hal kemampuan sosialisasi, hubungan interpersonal, serta kemampuan berpikir kritis.

d)     Keberhasilan strategi pembelajaran ekspositori sangat tergantung kepada apa yang dimiliki guru seperti persiapan, pengetahuan, rasa percaya diri, semangat, antusiasme, motivasi dan berbagai kemampuan seperti kemampuan bertutur (berkomunikasi) dan kemampuan mengelola kelas, tanpa itu sudah pasti proses pembelajaran tidak mungkin berhasil.  

Oleh karena itu, gaya komunikasi strategi pembelajaran ekspositori lebih banyak terjadi satu arah, maka kesempatan untuk mengontrol pemahaman siswa sangat terbatas pula. Di samping itu, komunikasi satu arah bisa mengakibatkan pengetahuan yang dimiliki siswa akan terbatas pada apa yang diberikan guru.

 

E.                     Prosedur Pelaksanaan Strategi Pembelajaran Ekspositori

Prosedur perlaksanaan stratgei pembelajaran Ekspositori dapat diuraikan sebagai berikut:

1.      Rumuskan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

2.      Kuasai materi pelajaran dengan baik.

3.      Kenali medan dengan berbagai hal yang dapat memengaruhi proses penyampaian dengan beberapa langkah:

a.       Persiapan

1)     Berikan sugesti yang positif dan hindari sugesti yang negatif.

2)     Mulailah dengan mengungkapkan tujuan yang harus dicapai.

3)     Bukalah file dalam otak siswa.

b.      Penyajian

1)    Penggunaan bahasa.

2)    Intonasi suara.

3)    Manjaga kontak mata dengan siswa.

4)    Menggunakan joke-joke yang menyegarkan.

c.       Korelasi

d.      Menyimpulkan

e.       Mengaplikasikan. (Sanjaya dalam Ika Lestari, 2013:46)

 


BAB III

PENUTUP

 

A.                Kesimpulan

Berdasarkan uraian dan penjelasan di atas, maka penulis menyimpulkan bahwa:

1.     Strategi pembelajaran ekspositori adalah, strategi pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah.

2.     Karakteristik strategi pembelajaran ekspositori yaitu, penyampaian pembelajaran secara verbal, di tujukan agar siswa menguasai materi, materi yang disampaikan merupakan mata pelajaran yang sudah jadi berupa data atau fakta serta berupa konsep, bertujuan secara umum, penguasaan materi, pelajaran itu sendiri.

3.     Prinsip strategi pembelajaran ekspositori 1) Orientasi pada tujuan, 2) prinsip komunikasi, 3) prinsip kesiapan, 4) prinsip berkelanjutan.

4.     Kelebihan strategii pembelajaran ekspositori guru dapat mengontrol siswa lebih luas, efektif, penuntun dan observasi (demonstrasi), dan dapat digunakan untuk jumlah siswa yang banyak.

5.     Kekurangan strategi pembelajaran ekspositori, efektif dilakukan dengan siswa berkemampuan mendengar yang baik, tidak dapat melayani berbaga perbedaan, sulit mengembangkan kemampuan  siswa berupa hubungan sosial, hubungan interpersonal, berfikir kritis, keberhasilan siswa sangat tergantung pada guru, serta komunikasi hanya satu arah.

6.     Prosedur pelaksanaan strategi pembelajaran ekspositori yaitu:

a.       Merumuskan tujuan yang hendak dicapai.

b.      Menguasai materi dengan baik

c.       Mengenali tempat, dan pengaruh proses pembelajaran

Melalui langkah-langkah : 1)persiapan (preparation) 2)penyajian (presentation) 3)menghubungkan (corelation) 4)menyimpulkan (generalization) 5)penerapan (application).

B.                 Saran

Dengan adanya Strategi Pembelajaran Ekspositori diharapkan guru dapat menerapkan strategi ini dengan sebaik-baiknya sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai semaksimal mungkin. Dibalik itu juga seorang guru harus menguasai/ memahami tentang konsep dan prinsip penggunaan strategi pembelajaran ekspositori itu sendiri agar penerapan dalam kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lancar. Selain itu juga seoarang guru harus memahami keunggulan dan kelemahan dari strategi pembelajaran ekspositori itu, dengan memahami maka guru dapat menerapkan dari keunggulan itu dan dapat menghindari dari kelemahan yang ada dan jika bisa dapat mencari jalan keluar agar kelemahan itu dapat teratasi.

 


DAFTAR PUSTAKA

 

Ika Lestari. 2013. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kompetensi. Jakarta : Akademia Permata

Martinis. Yamin. 2012. Strategi Pembelajaran Berbasis Kompetensi. Jakarta: Gaung Persada Press

Martinis. Yamin,. 2010. Desain Pembelajaran Berbasis Kompetensi Satuan Pendidikan. Jakarta : Gaung Persada Press

Sanjaya. Wina,. 2010. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pensisikan. Jakarta : Kencana

Artikel Pendidikan,. Stratgei Pembelajaran Ekspositori. http://hipni.blogspot/2011/09/strategi-pembelajaran-ekspositori.html, diakses tanggal 03 mei 2013 

Share this

0 Comment to "Strategi Pembelajaran Ekspositori"

Post a Comment